Kesalahan Fresh Graduate Saat Mencari Kerja (Harus Tahu)

Kesalahan fresh graduate saat mencari kerja

Kesalahan fresh graduate saat mencari kerja salah satunya adalah menginginkan gaji besar namun kemampuan tidak mendukung. Kamu perlu ingat persaingan dalam mencari pekerjaan sejak pandemi berlangsung hingga sekarang ini sangatlah ketat.

Sainganmu itu tidak hanya sesama lulusan baru melainkan karyawan yang mengalami PHK dan pencari kerja yang sudah menganggur dalam hitungan bulan atau tahun,

Tidak salah memiliki prinsip idealis ingin bekerja di perusahaan bonafid dan bergaji besar, namun Kamu perlu mengimbanginya juga dengan kemampuan yang memumpuni. Tentu perusahaan enggan membayar karyawan yang tidak kompeten di bidangnya.

“Lalu apa yang harus saya lakukan?”

Sederhana saja Kamu harus tahu beberapa kesalahan fresh graduate saat mencari kerja, gunanya untuk apa? Agar Kamu dapat menghindari kesalahan-kesalahan tersebut, ya minimal Kamu bisa meminimalisir resiko ke depan. Untuk penjelasan lengkapnya mari kita simak sampai akhir!

Batas Waktu Predikat Fresh Graduate

Eits tunggu dulu sebelum kita masuk pada pembahasan mengenai kesalahan fresh graduate saat mencari kerja, sudah tahu belum predikat lulusan baru (Fresh Graduate) itu ada batasan waktunya loh!

“HAH BENERAN?”

Mungkin saat ini Kamu sedang terkejut melihat fakta ini, mengutip dari situs glints.com seseorang di anggap sebagai lulusan baru hanya setelah 1 -2 tahun kelulusan di atas itu Kamu sudah bukan termasuk fresh graduate lagi.

Jadi manfaatkan waktumu dengan sebaik-baiknya mulai dari mengambil magang, menjadi freelancer atau mengasah kemampuan. Intinya sih melakukan hal produktif dan bermanfaat untuk jenjang karirmu kelak.

Baik mari kita lanjut lagi ke pembahasan yang kita tunggu-tunggu..

Kesalahan Fresh Graduate Saat Mencari Kerja (Harus Tahu)

Sudah tidak sabar ya, oke kita langsung saja ya berikut adalah kesalahan fresh graduate saat mencari kerja yang harus Kamu tahu! Kalau mau di catat juga boleh.

  1. Tidak Memiliki Rencana Karir Sama Sekali

Mungkin Kamu ingin “istirahat” sejenak karena merasa penat dengan skripsi dan berbagai aktivitas perkuliahan lainnya. Namun jangan sampai Kamu tidak memiliki rencana karir karena hal tersebut sangat penting.

Faktanya, membuat perencanaan karir dapat membantumu fokus dalam mencari pekerjaan dan pengembangan kemampuan.

Tak heran kalau banyak lulusan baru yang asal dalam melamar pekerjaan (tidak sesuai bidangnya) di berbagai perusahaan. Resikonya Kamu kurang mencintai pekerjaan yang dilakukan sehingga hasilnya kurang optimal.

  1. Terlalu Idealis

Kesalahan fresh graduate saat mencari kerja selanjutnya adalah terlalu idealis. Kamu perlu ingat dunia perkuliahan dengan dunia kerja sangatlah berbeda, idealis disini bisa jadi karena Kamu menginginkan gaji tinggi namun tidak diimbangi dengan kemampuan diri. Duh sebaiknya hindari ya!

Dunia kerja itu sifatnya dinamis dan kompleks..

Tak sedikit lulusan baru yang merasa berasal dari kampus terkenal merasa “kurang di hargai” oleh perusahaan karena gaji yang di tawarkan tidak sesuai. Padahal tidak semua perusahaan melihat dari kampus mana Kamu berasal yang terpenting kemampuanmu memang cocok terhadap jobdesk selain itu attitude pun harus diperhatikan.

Banyak kemungkinan terjadi di dunia kerja, Kamu harus pintar-pintar dalam memutuskan sesuatu lihat sisi positif dan negatifnya.

  1. Tidak Mau Mengasah Kemampuan

Sempat di singgung beberapa kali mengenai mengasah kemampuan diri karena merasa kemampuan sekarang sudah cukup. Apa iya?

Ilmu pengetahuan dan teknologi itu sifatnya dinamis selalu berkembang jika Kamu tidak mengikuti perubahan jaman maka selamat Kamu akan tertinggal jauh.

Sebaiknya upgrade selalu dirimu dengan ilmu pengetahun guna mempersenjatai diri sebelum berperang, tidak mungkin kan Kamu melamar ke suatu perusahaan dengan kemampuan apa adanya,

  1. Kurang Mengenali Diri Sendiri

Seberapa jauh Kamu mengenal diri sendiri mulai dari kelebihan dan kekurangan diri hingga apa yang ingin Kamu capai. Biasanya pertanyaan tersebut sering ditanyakan ketika wawancara, benar tidak?

Ketika Kamu mengenali dirimu sendiri melebihi orang lain, percaya deh segala tantangan di depan akan terlihat lebih mudah.

Sebenarnya musuh terberatmu adalah dirimu sendiri bukan orang lain..

Maksimalkan segala potensi yang dimiliki dan antisipasi kekurangan yang mungkin akan membuatmu goyah.

  1. Kurang Mengenal Perusahaan yang dituju

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan pertanyaan “seberapa mengenal Kamu dengan perusahaan xxx” karena sangking senangnya ada panggilan wawancara lagi sehingga tidak memperhatikan perusahaan yang menghubungi alhasil informasi terkait perusahaan kurang,

Sikap tersebut di anggap kurang professional di mata HRD, tapi tenang ada solusinya sebelum Kamu memutuskan untuk melamar ke suatu perusahaan coba lihat posisi yang dibutuhkan sekaligus cari tahu tentang perusahaan tersebut (cek website).

Baca Juga : Pinjaman Uang Tunai Pencairan 2 Jam

Lamarlah pekerjaan yang memang sesuai dengan kemampuan dan perusahaan tersebut benar-benar Kamu kenali sebelumnya. Sayang sekali kan kalau waktumu hanya terbuang sia-sia.

Ada tips sederhana namun bermanfaat nih buat Kamu, coba sekarang bukalah ms. Excel lalu buat kolom nomor, hari/tanggal/tahun, posisi, perusahaan dan keterangan (diterima / ditolak). Cara sederhana ini seringkali terlupakan. Padahal ini cara termudah agar Kamu bisa memantau data lamaran pekerjaanmu. Yuk segera di coba.

  1. Membuat CV Apa Adanya

CV (Curriculum Vitae) bagi pelamar kerja adalah senjata utama untuk berperang, bagaimana perusahaan bisa tertarik denganmu kalau tidak mengetahui nama serta kemampuan yang dimiliki? Hampir sama dengan pernyataan ini “tak kenal maka tak sayang”.

Sebelum Kamu membuat CV ada baiknya lakukan riset terlebih dahulu, cari tahu bagaimana membuat CV agar terlihat professional di mata HRD.

Salah satu alasan mengapa kamu tidak di panggil wawancara bisa jadi karena tampilan CV mu kurang menarik, kurang lengkap atau berlebihan (mencantumkan informasi kurang penting).

Sesuaikan isi CV dengan bidang pekerjaan yang Kamu lamar, cantumkan prestasi terkait dengan posisi tersebut. Kalau masih bingung gunakan saja jasa konsultasi CV.

Sampai sini sudah tercerahkan?

  1. Media Sosialmu Belum “Bersih”

Banyak orang memanfaatkan media sosial untuk berekspresi tak jarang juga ada yang melewati batasan seperti mencaci maki seseorang entah artis, politikus dan lain sebagainya.

Hati-hati karena HRD atau Recruiter sekarang ada yang mencari tahu soal pelamar melalui media sosialnya (twitter, facebook, Instagram dan tiktok). Untuk itu pastikan kembali media sosialmu sudah 100% bersih dari postingan kurang pantas.

  1. Alamat Email Kurang Profesional

Apakah Kamu masih menggunakan alamat email aneh bin ajaib saat melamar pekerjaan? STOP! Kamu harus segera membuat alamat email baru yang jauh lebih profesional.

Jangan Kamu kira HRD tidak memperhatikan alamat email yang pelamar gunakan, kalau Kamu tidak ingin dihempaskan oleh HRD saat pertama kali membaca lamaran pekerjaanmu sebaiknya segera buat email baru menggunakan alamat lengkapmu.

Jangan di tunda lagi segera lakukan, semakin lama Kamu membuatnya. Kesempatan emas akan hilang dan belum tahu kapan akan datang lagi.

Posisikan dirimu sebagai HRD atau Recruiter, bagaimana kesan pertamamu jika melihat pelamar mengirimkan lamaran pekerjaan dengan alamat email akoehcayangkamoe@gmail.com.

Bisa dibayangkan?

Itulah kesalahan fresh graduate saat mencari kerja yang patut Kamu ketahui dan hindari, percayalah pada dirimu sendiri jangan lupa berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing agar diberi kemudahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *