Cara Meningkatkan Brand Image yang Berkesan

Cara Meningkatkan Brand Image

Cara Meningkatkan Brand Image. Salah satu kunci kesuksesan sebuah bisnis adalah mempunyai brand image yang kuat.

Baca Juga : Ide Bisnis Menguntungkan Menjelang Lebaran

Tak sedikit bisnis yang merancang strategi jitu untuk membuat brand image yang kuat, tujuannya adalah membentuk citra positif di benak target market.

Penasaran dengan penjelasan lengkap mengenai brand image? Mari simak artikel berikut sampai akhir!

Definisi Brand Image

Brand image merupakan kesan emosional pelanggan yang mendalam terhadap suatu perusahaan, termasuk kepribadian brand, gaya bicara, bahasa visual, nilai-nilai perusahaan, produk, harga, kualitas layanan, serta bagaimana cara orang memandang.

Brand image itu sendiri berasal dari pengalaman interaksi yang pernah dilalui oleh pelanggan dan tidak selalu sama, bisa juga berubah-ubah.

Peningkatan citra brand bisa dilakukan melalui berbagai cara pemasaran seperti iklan, promosi penjualan, word of mouth, endorsement, dan lain-lain.

Fungsi Brand Image

Melansir dari laman ekrut 89% pelanggan setia kepada suatu brand dikarenakan kesamaan nilai yang dipegang oleh pelanggan.  Maka dari itu penting sekali namanya membangun brand image yang positif.

Di bawah terdapat beberapa fungsi brand image yang perlu Anda ketahui, di antaranya:

1.   Membantu meningkatkan brand awareness

Brand image yang kuat dapat membantu bisnis Anda semakin dikenal oleh target market. Contoh mudahnya adalah ketika ada sebuah logo huruf M berwarna kuning dengan background berwarna merah maka orang-orang akan langsung mengenal bahwa brand tersebut adalah Mcdonal’s.

2.   Meningkatkan segmentasi pasar yang tepat

Brand image menciptakan segmentasi pasar yang tepat, mari kita gunakan contoh produk Apple yang terkenal dengan produknya yang mewah, minimalis, serta harganya yang terbilang tinggi karena memang segmentasi Apple adalah orang-orang menengah atas.

3.   Menjadi pembeda dari bisnis lain

Pembeda atau ciri khas seperti menggunakan logo, tagline, atau visi misi yang jelas akan menjadi pembeda dari bisnis dan menimbulkan kesan lebih baik dibandingkan kompetitor.

4.   Membantu bisnis mendapatkan pelanggan baru

Pelanggan yang merasa sangat puas dengan produk dari bisnis Anda akan menceritakan kepada orang-orang terdekat sehingga bisnis Anda berpotensi besar mendapatkan pelanggan baru.

Semakin baik dan positif citra sebuah brand maka akan membuat brand image produk menjadi sangat positif.

5.   Memudahkan bisnis menaikkan harga produk sesuai kualitas

Pelanggan tidak akan terlalu mempermasalahkan harga produk yang naik asalkan memang brand image bisnis Anda kuat.

Tetapi sebagai pemilik usaha Anda tetap harus memperhatikan kualitas produk yang dijual sebelum menaikkan harga jual.

Contoh Brand Image

1.   Victoria’s Secret

Victoria’s secret dikaitkan dengan wanita mungil yang menggunakan produk mahal dan ekslusif. Brand image yang dibangun oleh brand Victoria’s secret bisa menjadi hal yang kontroversial untuk orang-orang yang tidak termasuk ke dalam target market mereka.

Namun di sisi lain, brand Victoria’s secret memiliki persepsi positif sebagai brand eksklusif, berkualitas tinggi dan di rancang dengan sempurna.

2.   Nike

Nike dikenal sebagai sebuah brand inovatif, ramping, dan atletis yang seringkali dikatikan dengan kemenangan, determinasi, dan motivasi.

Cara Nike meningkatkan brand image adalah dengan melakukan sebuah kolaborasi sukses dan proyek khusus misalnya kampanye bersama selebriti atau kolaborasi dengan brand lain, contohnya Louis Vuitton.

3.   Coca Cola

Minuman soda yang terkenal di dunia apa lagi kalau bukan Coca Cola karena konsistenannya berpuluh-puluh tahun.

Brand Coca Cola bekerja dengan menjual lifestyle, bukan hanya produk saja ya meskipun tetap ada pelanggan yang merasa minuman coca cola tidak sehat.

Coca cola sangat bekerja keras demi menghasilkan brand image yang identik dengan momen-momen bahagia bersama orang-orang terkasih seperti idul fitri, natal, dan tahun baru.

4.   Apple

Apple merupakan brand yang berhasil menciptakan brand image kuat di benak pelanggan, dengan citra merek yang inovatif, ramping, serta dinamis.

Tidak hanya sampai di situ saja, Apple berhasil membuat pelanggannya sangat loyal, buktinya bisa Anda lihat ketika produk terbaru Apple muncul mereka rela mengantre panjang demi mendapatkannya.

5.   Indomie

Anda masih ingat tagline brand Indomie? “Indomie, seleraku” yang sangat melekat ditelinga semua orang dari dulu hingga sekarang.

Hebatnya lagi produk Indomie juga berhasil membuktikan tagline mereka dengan menjangkau hampir semua kalangan mulai dari rasa hingga harga yang terjangkau.

6.   Aqua

Mungkin Anda pernah mengalami kejadian seperti ini, ketika membeli air mineral kata pertama yang terucap adalah merk Aqua padahal air mineral yang tersedia itu belum tentu merk Aqua.

Dari situasi tersebut menandakan bahwa Aqua telah berhasil memperkuat brand image-nya berkat positioning yang tepat. Aqua mampu melihat kebutuhan masyarakat akan air minum dalam kemasan (AMDK), kemudian Aqua memposisikan dirinya sebagai pionir AMDK di Indonesia.

Cara Meningkatkan Brand Image

1.   Membuat logo desain yang menarik

Buatlah logo perusahaan yang menarik, unik, kekinian, serta sesuai dengan keinginan pasar. Logo dan penegemasan produk yang baik sangat optimal untuk menaikkan branding atau status produk di mata konsumen.

2.   Membuat buyer persona

Buyer persona adalah gambaran dari target pelanggan yang didapatkan dari riset yang mendalam mulai dari pengumpulan data, tingkah laku, hingga cara mereka dalam mengambil keputusan saat membeli produk atau menggunakan suatu layanan tertentu.

Memahami buyer persona dan audiens merupakan kunci untuk menggambarkan citra yang tepat untuk brand.

3.   Mempelajari kompetitor

Perlunya Anda memahami kelebihan dan kekurangan kompetitor di pasar supaya Anda dapat mengembangkan keunggulan kompetitif yang kuat serta menghindari kesalahan yang telah dilakukan kompetitor.

Melakukan analisis kompetitor akan membantu Anda menemukan sebuah tren di industri terkait, mengembangkan produk yang lebih inovatif, dan lebih menonjol di pasar.

4.   Mengidentifikasi brand value

Melansir dari situs ekrut 64% pelanggan yang membeli sebuah brand karena memposisikan bisnis mereka dalam masalah sosial, karena value perusahaan atau brand sangat berpengaruh terhadap preferensi pelanggan.

Anda perlu memposisikan brand sejelas mungkin dan transparan supaya pelanggan bisa mempercayai citra brand yang dibangun lewat realisasi dan konsistensi.

5.   Membangun brand identity

Setelah sudah menukan nilai-nilai yang dianut, selanjutnya Anda harus memikirkan gaya bicara, fokus visual, dan posisi unik perusahaan.

Jelaskan secara detail semua elemen tersebut ke dalam brand platform untuk mendapatkan citra holistik dari ideologi bisnis.

6.   Melakukan interaksi melalui media sosial

Memanfaatkan media sosial sebagai media untuk interaksi dengan pelanggan, misalnya ketika ada yang menanyakan suatu produk, memberikan kritik dan saran maka responlah secepat mungkin jangan sampai pelanggan menunggu lama.

7.   Bekerjasama dengan influencer

Sekarang banyak sekali cara untuk mempromosikan suatu produk atau layanan dari suatu brand, salah satunya adalah bekerjasama dengan influencer yang memiliki pengikut sesuai dengan target market brand Anda.

Sebelum menjalin kerjasama pastikan dulu bahwa pengikut influencer tersebut memang sudah sesuai, supaya hasilnya tidak sia-sia dari segi tenaga atau modal usaha.

Demikianlah penjelasan seputar cara meningkatkan brand image dan hal-hal terkait lainnya, semoga membantu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *